REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan delapan warga negara Indonesia (WNI) diduga direkrut menjadi militer negara asing setelah awalnya mendaftar lowongan sebagai satuan pengamanan atau tenaga administrasi. Demikian disampaikan Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa.
“Para WNI ini kemudian mendaftar, lalu kemudian dari situ akhirnya dikirim untuk menjadi tentara. Begitu informasi yang kami dapat,” katanya.
Dasco mengatakan informasi tersebut diperoleh dari otoritas intelijen. Menurut dia, perekrutan WNI tersebut dilakukan oleh negara pihak ketiga dengan menawarkan lowongan pekerjaan bergaji besar.
Ia memastikan intelijen Indonesia dan Kementerian Luar Negeri RI telah melakukan antisipasi, berkoordinasi, serta mengirimkan ratusan utusan ke negara-negara terkait untuk menangani persoalan tersebut.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia masih memverifikasi informasi mengenai WNI yang diduga bergabung dengan angkatan bersenjata Rusia.
Lihat postingan ini di Instagram




