REPUBLIKA.CO.ID, KATHMANDU -- Jumlah korban meninggal akibat tanah longsor di Nepal utara kini telah mencapai 951 orang, demikian laporan China Central Television, mengutip kepolisian Nepal pada Senin (31/8/2026). Sebelumnya pada hari yang sama, laporan media menyebutkan 919 orang tewas dalam bencana tersebut.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Nepal pada Senin mengatakan, sekitar 590 warga negara asing dilaporkan hilang menyusul peristiwa alam tersebut. Disebutkan pula, lebih dari 10.000 orang, termasuk 323 lebih warga negara asing, berhasil diselamatkan pascabencana tersebut.
"Sekitar 590 warga negara asing yang berasal dari 39 negara masih dinyatakan hilang," demikian pernyataan Kemlu.
Sebelumnya pada Sabtu (29/8/2026), Departemen Pariwisata Nepal mengatakan jumlah wisatawan asing yang berhasil diselamatkan pascabanjir mencapai 261 orang, sementara 320 lainnya masih belum dapat dihubungi. Pada saat yang sama, pihak berwenang masih belum dapat menghubungi 320 orang lainnya.
Di antara mereka yang diselamatkan itu adalah warga negara India, China, Spanyol, Amerika Serikat, Rusia, Jerman, Italia, Bulgaria, serta Swiss.
View this post on Instagram




