REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemprov Jawa Barat akan membentuk tim investigasi untuk mengusut kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan Wabup Sumedang Fajar Aldila dengan sekretaris pribadinya (sekpri) berinisial R. Pemprov berharap semua pihak menahan diri dan tidak menyampaikan opini atau asumsi sebelum hasil investigasi keluar.
"Menyikapi berita tentang yang dialami Wakil Bupati Sumedang Pemprov Jabar hari ini membentuk tim investigasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap wakil Bupati Sumedang agar peristiwa itu bisa terjadi secara objektif bukan berdasarkan opini atau asumsi," ucap Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Jumat (28/8/2026).
Ia menuturkan semua pihak diminta untuk bersabar sebelum hasil investigasi selesai dilaksanakan. Selain itu, ia tidak akan memberikan opini atau narasi apapun. "Untuk itu semua pihak mohon bersabar sebelum hasil investigasi kami sampaikan kami tidak dulu memberikan opini atau narasi," kata dia.
Sebelumnya, Beredar kabar tentang R sekretaris pribadi (sekpri) Wakil Bupati Sumedang Fajar Aldila diduga menjadi korban penganiayaan dan pelecehan oleh Wabup Sumedang di media sosial.
Lihat postingan ini di Instagram




