REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengaku tengah mengkaji pemanfaatan singkong sebagai salah satu alternatif dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Arif mengatakan kajian tersebut secara teoritik memungkinkan untuk diterapkan. BRIN juga telah berkoordinasi dengan Polri untuk menyiapkan pemanfaatan teknologi tersebut dalam penanganan karhutla.
"BRIN sudah mengkaji. Artinya secara teoritik itu memang sangat memungkinkan, dan BRIN sudah berkoordinasi dengan Polri dalam rangka untuk menyiapkan itu," kata Arif di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat.
Menurut dia, saat ini BRIN masih menunggu perkembangan lebih lanjut terkait persiapan penerapan teknologi tersebut. Ia berharap hasil persiapan itu dapat segera diperoleh dalam waktu dekat.
"Persiapan seperti apa ini kami juga sedang terus kami tunggu update-nya, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah ada hasilnya," ujarnya.
Lihat postingan ini di Instagram




