Jumat 28 Aug 2026 16:03 WIB

Dewan Keamanan Nasional Iran: Republik Islam akan Mengirim Netanyahu 'ke Neraka'

Iran akan membuktikan kesalahan Netanyahu membawa rezim Zionis menuju akhir.

Rep: Kamran Dikrama,Andri/ Red: Andri Saubani
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat menghadiri pemakaman Senator AS Lindsey Graham di Washington DC, Selasa (28/2/2026).
Foto: EPA/Will Oliver
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat menghadiri pemakaman Senator AS Lindsey Graham di Washington DC, Selasa (28/2/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) Mayor Jenderal Mohsen Rezaei mengatakan bahwa, Republik Islam Iran akan mengirim Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu 'ke neraka' dan membuktikan bahwa 'kesalahan besarnya' telah membawa rezim Zionis mendekati akhirnya. Dalam wawancara dengan televisi Lebanon, Al-Manar pada Kamis (27/8/2026) malam, mengatakan, Teheran mengamati situasi di Beirut dan kawasan selatan Lebanon dengan sensitivitas tinggi.

Menurut Rezaei, dua kawasan itu adalah garis merah bagi Iran. "Kami akan mengirim dia ke neraka dan kami akan membuktikan bahwa kesalahan besar Netanyahu telah membawa rezim Zionis mendekati akhir," kata Rezaei dilansir Fars dan Tabnak.

Baca Juga

Sebuah "kemarahan yang cepat dan suci", menurut Rezaei, saat ini terbentuk di seluruh penjuru Iran, dan suatu hari nanti gerakan itu bisa berubah dari kata-kata menjadi realita. Menurut Rezaei, Teheran menimbang keamanan di Lebanon sebagai bagian dari keamanan di seluruh kawasan Asia Barat. 

Ia menegaskan, perang dan operasi militer di Lebanon, Gaza, dan Suriah harus berhenti, dan rezim Israel harus menarik diri dari wilayah pendudukan Lebanon. Jika pertikaian terus berlanjut, Iran akan menyiapkan sebuah fase baru. 

"Masa depan apapun akan berbeda dengan yang sebelumnya," kata Rezaei.

Adapun terkait konflik dengan Amerika Serikat (AS), kata Rezaei, salah satu syarat yang harus dipenuhi Washington adalah AS harus mengakhiri perang di seluruh Asia Barat, khususnya Lebanon dan Gaza, dan serangan Israel terhadap Damaskus harus dihentikan.

"Asia Barat seperti sebuah rantai. Syarat-syarat itu terkait," kata Rezaei.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi