Sabtu 15 Aug 2026 15:06 WIB

Mental Marinir AS Blokade Iran Memburuk Sampai Lompat ke Laut, USS Abraham Lincoln Ditarik Pulang

USS Abraham Lincoln digantikan oleh USS George Washington.

Kapal induk USS Abraham Lincoln saat berlayar di Selat Hormuz
Foto: Dok US Navy
Kapal induk USS Abraham Lincoln saat berlayar di Selat Hormuz

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- AS berencana mengganti kapal induk USS Abraham Lincoln dengan USS George Washington di Timur Tengah, menyusul laporan mengenai memburuknya kondisi mental pelaut di kapal induk yang sedang menjalankan blokade terhadap Iran tersebut.

Kapal Lincoln telah dikerahkan di Timur Tengah selama lebih dari 250 hari tanpa singgah di pelabuhan.

Baca Juga

Menurut laporan media, setidaknya satu pelaut melompat ke laut dari kapal tersebut. Sementara seorang pelaut lainnya harus dicegah agar tidak melakukan tindakan serupa.

The Wall Street Journal melaporkan pada Kamis bahwa Lincoln akan ditarik dari wilayah operasi dan digantikan oleh USS George Washington. Para anggota parlemen AS telah menyatakan kekhawatiran mengenai kesehatan fisik dan mental para pelaut di kapal tersebut.

"Angkatan Laut Amerika Serikat dapat mempertahankan blokade semacam itu tanpa batas waktu karena kami akan melakukan rotasi kapal—seperti yang telah dan akan terus kami lakukan," ujar Hegseth kepada para wartawan pada Kamis.

Rotasi ini dilakukan setelah Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan bahwa blokade terhadap Iran dapat dilaksanakan 'tanpa batas waktu', di tengah pertempuran yang terus berkecamuk memperebutkan kendali atas Selat Hormuz tanpa adanya tanda-tanda kembali ke gencatan senjata.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi