Selasa 11 Aug 2026 16:50 WIB

Stafsus Menhan Keluarkan Tiga Seruan Buat Separatis Papua, Termasuk untuk Sebby Sambom dkk

Kelompok TPNPB diminta hentikan kekerasan menyasar warga sipil.

Personel Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang beroperasi di Papua.
Foto: Istimewa
Personel Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang beroperasi di Papua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia Lenis Kogoya meminta Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) menghentikan aksi kekerasan dan ancaman terhadap masyarakat sipil di Papua.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa, Lenis mengatakan seruan tersebut disampaikan menyusul sejumlah aksi kekerasan dan ancaman yang terjadi terhadap warga sipil di Papua.

Baca Juga

"Saya sampaikan kepada seluruh pasukan TPNPB bahwa belakangan ini eskalasi kekerasan, penyesatan, hingga pembunuhan eksekusi mati antarwarga sipil, guru, misionaris, dan penginjil terus terjadi. Bahkan mama-mama disiksa dan fasilitas sekolah dibakar. Aksi-aksi ini harus segera dihentikan," katanya.

Lenis juga mengatakan terdapat ancaman terhadap masyarakat dan jajaran pemerintah daerah agar tidak mengikuti peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

 

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi