Rabu 05 Aug 2026 16:42 WIB

Isu Surpres Pergantian Kapolri, Jenderal Listyo: Kita Menunggu Saja

Ketua Komisi III DPR RI menegaskan, tidak ada surpres terkait pergantian Kapolri.

Rep: Erik PP,Muhammad Noor Alfian Choir/ Red: Erik Purnama Putra
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (kanan) bersama Menko Polkam Djamari Chaniago didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026).
Foto: Republika/Erik Purnama Putra
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (kanan) bersama Menko Polkam Djamari Chaniago didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku, sama sekali tidak terganggu dengan isu beredarnya surat presiden (surpres) pergantian Kapolri. Dia menegaskan, kinerja Polri maupun dirinya sendiri tetap seperti biasa.

"Tidak (terganggu)," kata Listyo saat dicegat awak media usai rapat di Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026) siang WIB.

Baca Juga

Menurut dia, pergantian pucuk pimpinan Polri merupakan kewenangan penuh RI 1. Karena itu, Listyo mengaku, siap saja jika memang harus diganti. Dia pun dalam posisi menunggu jika memang harus digantikan.

"Itu kan prerogatif Presiden. Jadi, buat kita prajurit apa pun dilaksanakan. Kita menunggu saja," ucap mantan ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut.

Di kalangan awak media, beredar isu Presiden RI Prabowo Subianto sudah mengeluarkan surpres pergantian pucuk pimpinan TNI dan Polri. Bukan hanya Listyo, berembus kabar RI 1 juga mengganti Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Baik Listyo maupun Agus dilantik pada era Presiden Jokowi dan sama-sama pernah berdinas di Kota Solo, Jawa Tengah.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi