Selasa 04 Aug 2026 15:53 WIB

Militer Indonesia dan Thailand Sepakat Perkuat Patroli di Selat Malaka

Ke depan, bakal diadakan latihan gabungan pasukan khusus Indonesia dan Thailand.

Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan Thailand Letjen Adul Boonthumjaroen di depan Gedung Bhinneka Tunggal Ika Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (4/8/2026).
Foto: Republika/Erik Purnama Putra
Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan Thailand Letjen Adul Boonthumjaroen di depan Gedung Bhinneka Tunggal Ika Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (4/8/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan Thailand Letjen Adul Boonthumjaroen sepakat untuk memperkuat patroli bersama militer kedua negara di Selat Malaka. Langkah itu untuk meningkatkan kerja sama militer antara Indonesia dan Thailand, yang sama-sama merupakan pendiri ASEAN.

Baca Juga

"Dalam kaitan ASEAN, Thailand dan Indonesia juga bagian dari upaya untuk menjaga stabilitas di Selat Malaka. Kita mempunyai keyakinan akan ada peningkatan patroli terkoordinasi antara masing-masing negara untuk stabilitas di kawasan ASEAN, khususnya di Selat Malaka," ujar Sjafrie saat joint press di Gedung Bhinneka Tunggal Ika Kementerian Pertahanan RI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (4/8/2026).

Sjafrie menjelaskan, tidak hanya dengan Thailand, Indonesia ingin meningkatkan intensitas patroli di Selat Malaka dengan Singapura dan Malaysia. Hal itu ditempuh demi menjaga keamanan dan stabilitas Selat Malaka, yang menjadi salah satu jalur perdagangan terdapat di dunia.

Selain patroli bersama, kata Sjafrie, kedua negara juga menyiapkan kerja sama yang melibatkan pasukan khusus. Terkait hal itu, sambung dia, ke depannya diadakan latihan gabungan pasukan khusus untuk meningkatkan interoperabilitas di lapangan.

 

 

Berita Lainnya

Rekomendasi