REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekjen Pasbata Sri Budianto mendorong menilai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) perlu meningkatkan ketegasan dalam menjaga ruang digital nasional. Dia merespons maraknya penyebaran hoaks, disinformasi, fitnah, serta perang narasi di media sosial (medsos) yang telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan.
Budi menilai, jika dibiarkan, kondisi ituberpotensi mengganggu persatuan bangsa. Menurut dia, negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar yang jelas.
"Kami meminta Komdigi untuk bertindak lebih tegas. Patroli digital harus diperkuat dan dilakukan secara konsisten. Ruang digital Indonesia tidak boleh dibiarkan menjadi tempat berkembangnya hoaks, fitnah, dan propaganda yang menyesatkan masyarakat," kata Budi di Jakarta, Senin (3/8/2026).




