Ahad 02 Aug 2026 15:01 WIB

Begini Kronologi Terbakarnya Kapal Mutiara Sentosa di Sumenep yang Angkut 250 Penumpang

Kapal tersebut terbakar saat berlayar dari Surabaya menuju ke Makassar.

Penumpang turun dari kapal Mutiara Sentosa II Panjang yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (30/6).
Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang
Penumpang turun dari kapal Mutiara Sentosa II Panjang yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (30/6).

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA - Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 terbakar di wilayah perairan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Ahad (2/8/2026) pagi. Kapal tersebut terbakar saat berlayar dari Surabaya menuju ke Makassar.

Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit dalam keterangan persnya menyampaikan bahwa perusahaan mendapatkan informasi dari nakhoda bahwa kapal itu terbakar sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Kebakaran terjadi saat kapal berada di ujung utara Madura.

Baca Juga

"Setelah itu nakhoda tidak dapat dihubungi kembali," kata dia.

Nanang mengatakan, petugas siaga Kantor SAR Surabaya pada pukul 08.24 WIB menerima informasi dari Syahbandar Tanjung Perak berkenaan dengan kapal yang terbakar di perairan utara Madura.

Pada pukul 08.25 WIB, PT Atosim Lampung Pelayaran melaporkan bahwa KMP Mutiara Sentosa 2 yang membawa sekitar 250 penumpang dan kapal mengalami kebakaran saat berlayar dari Surabaya menuju ke Makassar.

Setelah menerima laporan tersebut, Kantor SAR Surabaya langsung berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak untuk mengetahui posisi terakhir kapal.

Pos SAR Sumenep juga berkoordinasi dengan Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget guna mempercepat upaya pencarian.

Pada pukul 09.45 WIB, petugas Kapal Meratus Project 3 yang berada di sekitar lokasi menyebutkan bahwa KMP Mutiara Sentosa 2 berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Burung, Sapudi.

Saat itu kondisi sebagian kapal dilaporkan sudah terbakar, sementara para penumpang bertahan di anjungan dan haluan kapal.

 

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi