Selasa 28 Jul 2026 17:49 WIB

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang Barat Daya, Picu Peringatan Tsunami

Gempa ini memicu peringatan tsunami di Laut Ariake dan Laut Yatsushiro.

Foto yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan memperlihatkan sebuah bangunan yang terbakar setelah gempa bumi kuat melanda Kota Uki, Prefektur Kumamoto, Jepang, Selasa (28/7/2026). Gempa bumi dengan magnitudo yang diperkirakan mencapai 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto, Jepang.
Foto: EPA/JIJI PRESS
Foto yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan memperlihatkan sebuah bangunan yang terbakar setelah gempa bumi kuat melanda Kota Uki, Prefektur Kumamoto, Jepang, Selasa (28/7/2026). Gempa bumi dengan magnitudo yang diperkirakan mencapai 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto, Jepang.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO - Gempa bumi dengan perkiraan magnitudo 7,1 mengguncang wilayah barat daya Jepang pada Selasa (28/6/2026) sore waktu setempat. Gempa ini memicu peringatan tsunami di Laut Ariake dan Laut Yatsushiro.

Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA), sejumlah orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat gempa yang terjadi pada pukul 16.27 waktu setempat atau 14.27 Waktu Indonesia Barat (WIB) itu. Pusat gempa berada di Prefektur Kumamoto yang terletak di bagian tengah Pulau Kyushu, dengan kedalaman sekitar 10 kilometer.

Baca Juga

Intensitas guncangan mencapai skala 7 – intensitas maksimum pada skala seismik Jepang – di Kota Uki dan Kota Hikawa, serta di rentang atas skala 6 (upper 6) di berbagai wilayah sekitar. Menurut keterangan dari kantor pemadam kebakaran setempat, beberapa orang terluka akibat guncangan tersebut.

Sementara itu, perusahaan penyedia listrik di wilayah tersebut memperkirakan pemadaman akibat gempa berdampak terhadap sekitar 48 ribu rumah tangga di prefektur itu. Guncangan gempa juga terasa di sejumlah prefektur yang berdekatan dengan Prefektur Kumamoto.

 

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi