Selasa 28 Jul 2026 12:47 WIB

Ojol di Bandung Hilang Setelah Mengantarkan Pesanan Makanan, Begini Pengakuan Sang Istri

Sebelum hilang, Diki Akbari sempat makan malam bersama keluarga.

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Teguh Firmansyah
Seorang pengendara ojek online (ojol) Diki Akbari warga Bojong Koneng, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung dilaporkan hilang usai antar pesanan makanan di wilayah Dago, Sabtu (25/7/2026). Pihak keluarga sudah melaporkan peristiwa itu ke kepolisian dan masih menanti ditemukan.
Foto: Dok Republika
Seorang pengendara ojek online (ojol) Diki Akbari warga Bojong Koneng, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung dilaporkan hilang usai antar pesanan makanan di wilayah Dago, Sabtu (25/7/2026). Pihak keluarga sudah melaporkan peristiwa itu ke kepolisian dan masih menanti ditemukan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Seorang pengendara ojek online (ojol) Diki Akbari warga Bojong Koneng, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung dilaporkan hilang usai antar pesanan makanan di wilayah Dago, Sabtu (25/7/2026). Pihak keluarga sudah melaporkan peristiwa itu ke kepolisian dan masih menanti untuk ditemukan.

Istri Diki Akbari, Arni Mariniani (27 tahun) mengaku sudah tidak memperoleh kabar tentang suaminya setelah yang bersangkutan mengantarkan pesanan ke sejumlah wilayah seperti Cihaur Geulis, Saparua dan Dago. Ia pun sempat meminta suaminya pulang karena waktu yang sudah menunjukan pukul 22.00 WIB.

Baca Juga

"Hilang Sabtu malam kemarin," ucap dia, Selasa (28/7/2026).

Setelah keluar rumah mencari makan bersama keluarga, suaminya langsung mengaktifkan aplikasi ojol dan kemudian mendapatkan orderan pesanan. Ia mengatakan suaminya langsung berangkat mengantarkan pesanan ke sejumlah tempat salah satunya di Dago.

Namun, setelah mengantarkan pesanan terakhir, ia menyebut ponsel suaminya tidak aktif dan tidak dapat dihubungi. Ia menduga ponsel suaminya mati karena kehabisan baterei sehingga langsung tidur.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi