Selasa 28 Jul 2026 06:19 WIB

Polda Metro: Ajudan Febrie Tewas Ditembak Hoaks

Saat ini polisi masih mendalami kasus kematian pria bernama Sutrimo.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto (tengah), Direktorat Penindakan Kortas Tipidkor Polri Brigjen Pol. Robertus Yohanes De Deo (kiri) dan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Pol Victor Dean Mackbon (kanan) memberikan keterangan dalam konferensi pers, di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026). Tim gabungan Polri menunjukan barang bukti uang, emas dan sejumlah dokumen serta barang elektronik, yang berhasil diamankan petugas Kepolisian dan Kokortas Tipidkor Polri yakni menyita 74 kilogram emas batangan, uang tunai sekitar Rp540 miliar, dan dokumen dari penggeledahan terkait dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di 13 lokasi hasil pengembangan penyidikan di rumah di kawasan Sentul, Bogor, ruko hingga kafe di wilayah Cipete, Jakarta Selatan.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto (tengah), Direktorat Penindakan Kortas Tipidkor Polri Brigjen Pol. Robertus Yohanes De Deo (kiri) dan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Pol Victor Dean Mackbon (kanan) memberikan keterangan dalam konferensi pers, di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026). Tim gabungan Polri menunjukan barang bukti uang, emas dan sejumlah dokumen serta barang elektronik, yang berhasil diamankan petugas Kepolisian dan Kokortas Tipidkor Polri yakni menyita 74 kilogram emas batangan, uang tunai sekitar Rp540 miliar, dan dokumen dari penggeledahan terkait dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di 13 lokasi hasil pengembangan penyidikan di rumah di kawasan Sentul, Bogor, ruko hingga kafe di wilayah Cipete, Jakarta Selatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polda Metro Jaya menyebutkan informasi terkait dugaan adanya penembakan terhadap ajudan tersangka mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, merupakan informasi yang hoaks atau tidak benar. Saat ini polisi masih mendalami kematian pria bernama Sutrimo.

"Kalau itu ada informasi jelas, sejauh ini kami sudah mengkonfirmasi dengan Kasat Reskrim Jakarta Selatan itu adalah hoaks," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat konferensi pers di Jakarta, Senin (27/7/2026).

Baca Juga

Sebelumnya beredar sebuah informasi di media sosial Instagram salah satunya melalui akun @gianluigich yang memposting unggahan bertuliskan "setelah penjaga rumahnya Febrie tewas diduga dibunuh, Kabarnya ajudannya Febrie diduga tewas ditembak oleh orang misterius, jasad belum ditemukan.

Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan tengah menyelidiki penyebab kematian seorang pria bernama Sutrimo pada Kamis (23/7/2026) yang ditemukan tidak sadarkan diri di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (26/7)/2026) menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal, korban ditemukan tergeletak di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru.

"Korban kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju RS Muhammadiyah Taman Puring. Namun, pihak rumah sakit menerangkan bahwa Sutrimo tiba dalam keadaan sudah meninggal dunia," kata Budi.

Menindaklanjuti peristiwa tersebut, penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan sedang mengumpulkan bahan keterangan untuk mengetahui kronologi pasti kejadian.

Budi menjelaskan polisi tengah melakukan klarifikasi terhadap sejumlah saksi, di antaranya pihak keluarga korban, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, serta pihak-pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut.

Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai kabar yang beredar bahwa korban merupakan Kepala Urusan Rumah Tangga (Karumga) Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Budi belum memberikan kepastian.

"Masih didalami," ucapnya.

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi