Rabu 22 Jul 2026 18:11 WIB

Gubernur Donny: Presiden akan Dirikan 10 Universitas Republik Indonesia

LAN akan dilebur di bawah Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan.

Gubernur URI Marsekal (Purn) Donny Ermawan Taufanto dan Wagub URI Yos Sunitiyoso di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026).
Foto: BPMI Setpres
Gubernur URI Marsekal (Purn) Donny Ermawan Taufanto dan Wagub URI Yos Sunitiyoso di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden RI melantik Wamenhan Marsekal (Purn) Donny Ermawan Taufanto dan Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) Yos Sunitiyoso sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI). Pengangkatan itu berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 80/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia.

Donny menjelaskan, pembentukan URI merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam rangka mencetak pemimpin masa depan. Menurut dia, RI 1 sangat ingin mencetak banyak sekali calon pemimpin Indonesia sejak dini.

Baca Juga

"Jadi, Bapak Presiden ini sangat concern dengan sumber daya manusia, terutama untuk pemimpin Indonesia di masa depan khususnya. Nah, inilah beliau menginginkan adanya pendidikan-pendidikan, baik di tingkat SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, dan juga di pemerintahan," jelas Donny usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026) sore WIB.

Menurut Donny, langkah besar pemerintah dalam meningkatkan kapasitas SDM dilakukan melalui integrasi berbagai program dan lembaga pendidikan yang telah ada. Dia menyebut, upaya tersebut mencakup pengembangan Sekolah Unggul Garuda, pendirian Universitas Republik Indonesia, serta integrasi Lembaga Administrasi Negara (LAN).

"Jadi kita sudah dengar bahwa saat ini ada namanya Sekolah Unggulan Garuda, baik yang baru ataupun yang transformasi. Kemudian beliau juga akan mendirikan 10 Universitas Republik Indonesia. Kemudian yang berikutnya, yang ketiga adalah mengintegrasikan juga adalah Lembaga Administrasi Negara. Ini semua adalah terkait dengan pendidikan, pembinaan, penyiapan sumber daya manusia untuk ke depan. Baik untuk pemerintahan ataupun untuk BUMN," kata Donny.

Selain itu, kata Donny, pemerintah akan membentuk Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan yang berada di bawah kewenangan Gubernur URI. Dia menyebut, badan tersebut akan membawahi tiga institusi. "Ini nanti akan ada tiga institusi, yang pertama adalah Badan Pengelola Sekolah Unggulan, yang kedua adalah Badan Pengelola Perguruan Tinggi, dan yang ketiga adalah Lembaga Administrasi Negara," jelasnya.

Terkait integrasi dan pengembangan LAN, Donny menjelaskan, ke depan fungsi lembaga tersebut akan diperluas. LAN tidak hanya bertugas melakukan pembinaan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga mencakup pembinaan dan pendidikan bagi pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Kalau selama ini melaksanakan khususnya pembinaan untuk ASN, nantinya akan kita tambahkan juga untuk BUMN. Jadi penyiapan karyawan untuk BUMN juga akan dilaksanakan di Lembaga Administrasi Negara," ucap Donny.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi