Rabu 22 Jul 2026 05:42 WIB

Panglima Pastikan TNI Dukung Target Presiden Wujudkan Swasembada Beras

Panen raya ini adalah bukti nyata TNI hadir memperkuat kemandirian pangan.

Presiden RI Prabowo Subianto didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan tiga Kepala Staf Angkatan menghadiri panen raya di Lanud Abdulrachman Saleh, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).
Foto: Puspen TNI
Presiden RI Prabowo Subianto didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan tiga Kepala Staf Angkatan menghadiri panen raya di Lanud Abdulrachman Saleh, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melaporkan, pendampingan TNI AD terhadap sektor pertanian telah berkontribusi terhadap pencapaian target produksi beras nasional 2026. Khusus untuk panen pada Juli 2026, kata dia, TNI AD mendampingi panen padi di lahan seluas 479.659 hektare.

"Sejak Januari hingga Juni 2026, total luas panen mencapai 6,26 juta hektar dengan produksi 19,2 juta ton beras, atau telah mendukung 55,24 persen target produksi beras nasional tahun 2026," kata Agus dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Baca Juga

Menurut dia, upaya TNI dalam menanam tebu, padi, dan kedelai demi memperkuat kemandirian pangan dan mengurangi ketergantungan impor. Agus menjelaskan, sinergi TNI bersama pemerintah, BUMN, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung upaya mewujudkan swasembada pangan nasional.

"Panen raya ini adalah bukti nyata TNI hadir memperkuat kemandirian pangan dan memajukan perekonomian bangsa sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045," ucap Agus merujuk panen raya di Lanud Abdulrachman Saleh, Pakis, Kabupaten Malang, Jumat (17/7/2026).

Keberhasilan yang dicapai TNI dalam menjaga ketahanan pangan nasional mendapat apresiasi dari Presiden RI Prabowo Subianto. Untuk itu, Prabowo meminta keterlibatan TNI dan Polri di tengah petani dan nelayan demi ketahanan pangan Indonesia tidak dipersoalkan.

"Sudah enggak usah terlalu apa lah ini, prosedur ini apa, kenapa tentara ikut di sawah, kenapa polisi ikut nanam jagung," ujar Prabowo.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi