Selasa 21 Jul 2026 05:06 WIB

Purbaya Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan Jika Fiskal Tertekan

Kalau memang mungkin defisit kita terganggu ya kita pangkas.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (16/9/2025).
Foto: Republika/Erik Purnama Putra
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (16/9/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, pemerintah membuka opsi untuk memangkas anggaran pertahanan dan kepolisian apabila kondisi fiskal dan target defisit anggaran mengalami tekanan. Namun demikian, kata Purbaya, hingga saat ini belum ada pembicaraan untuk mengalihkan sebagian anggaran pertahanan dan kepolisian.

"Belum. Tapi begini, hitungan anggaran posnya besar. Kalau memang mungkin defisit kita terganggu ya kita pangkas," kata Purbaya usai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026).

Baca Juga

Purbaya menekankan, kondisi tersebut belum akan terjadi dalam waktu dekat. Menurut dia, kondisi keuangan negara saat ini masih dalam kondisi aman. "Tapi rasanya enggak, masih jauh dari sana. Jadi kita masih cukup," ucapnya.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi