Kamis 16 Jul 2026 13:21 WIB

Tentara Israel Kirim Video Serangan Rudal ke Agen Intelijen Iran Divonis Bersalah

Tentara itu mendokumentasikan serangan rudal Iran dalam perang 12 hari pada Juni 2025

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Teguh Firmansyah
Sebuah proyektil melintasi langit di atas kota Nablus, Tepi Barat, 27 Maret 2026. Militer Israel melaporkan bahwa mereka telah mendeteksi rudal yang diluncurkan dari Iran menuju Israel, beberapa di antaranya menghantam Israel tengah.
Foto: EPA/ALAA BADARNEH
Sebuah proyektil melintasi langit di atas kota Nablus, Tepi Barat, 27 Maret 2026. Militer Israel melaporkan bahwa mereka telah mendeteksi rudal yang diluncurkan dari Iran menuju Israel, beberapa di antaranya menghantam Israel tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Pengadilan militer Israel telah menjatuhkan hukuman penjara selama lima tahun kepada seorang prajuritnya. Tentara tersebut dihukum karena mendokumentasikan dampak serangan udara Iran ke wilayah Israel. Ia kemudian mengirimkannya ke seorang agen intelijen Iran.

Militer Israel mengungkapkan, tentara tersebut mendokumentasikan serangan rudal Iran ketika menghantam wilayah Israel dalam perang selama 12 hari pada Juni 2025 lalu. Dokumentasi video dibuat oleh tentara terkait setelah dia menerima tawaran pekerjaan beserta upahnya melalui akun Telegram pribadinya.

Baca Juga

Individu yang mengontak tentara Israel itu disebut sebagai agen Iran. Menurut militer Israel, dalam operasinya, agen Iran menawarkan pekerjaan fotografi kepada tentara Israel terkait. Tanpa kecurigaan, tentara Israel menerima tawaran pekerjaan tersebut.

Tentara Israel tersebut merekam dan mengirimkan dua video. Satu video di antaranya menggambarkan lokasi sipil dan video lainnya mendokumentasikan dampak serangan rudal Iran ke wilayah Israel.

Berita Lainnya

Rekomendasi