REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Pengadilan militer Israel telah menjatuhkan hukuman penjara selama lima tahun kepada seorang prajuritnya. Tentara tersebut dihukum karena mendokumentasikan dampak serangan udara Iran ke wilayah Israel. Ia kemudian mengirimkannya ke seorang agen intelijen Iran.
Militer Israel mengungkapkan, tentara tersebut mendokumentasikan serangan rudal Iran ketika menghantam wilayah Israel dalam perang selama 12 hari pada Juni 2025 lalu. Dokumentasi video dibuat oleh tentara terkait setelah dia menerima tawaran pekerjaan beserta upahnya melalui akun Telegram pribadinya.
Individu yang mengontak tentara Israel itu disebut sebagai agen Iran. Menurut militer Israel, dalam operasinya, agen Iran menawarkan pekerjaan fotografi kepada tentara Israel terkait. Tanpa kecurigaan, tentara Israel menerima tawaran pekerjaan tersebut.
Tentara Israel tersebut merekam dan mengirimkan dua video. Satu video di antaranya menggambarkan lokasi sipil dan video lainnya mendokumentasikan dampak serangan rudal Iran ke wilayah Israel.
Lihat postingan ini di Instagram




