Rabu 15 Jul 2026 14:42 WIB

Pengacara: 15 Rekan Kuliah Jokowi akan Hadir di Persidangan, Berbagi Pengalaman Kuliah Bersama

Para saksi akan memberikan pengalaman selama menempuh pendidikan bersama Jokowi.

Rep: ,Noor Alfian/ Red: Teguh Firmansyah
Presiden ketujuh RI Joko Widodo
Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Presiden ketujuh RI Joko Widodo

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO – Sebanyak 15 rekan kuliah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Universitas Gadjah Mada (UGM) siap memberikan kesaksian dalam persidangan perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu yang menjerat Roy Suryo dan dr Tifa sebagai terdakwa. Para saksi disebut merupakan teman satu angkatan, satu fakultas, hingga satu kelas dengan Jokowi semasa kuliah.

Kuasa hukum para saksi, Ade Darmawan, mengatakan dua rekan kuliah Jokowi, Mustoha Iskandar dan Prono, mendatangi kediaman Jokowi di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Rabu (15/7/2026). Pertemuan itu dilakukan untuk menyegarkan kembali ingatan para saksi terhadap keterangan yang sebelumnya telah disampaikan kepada penyidik.

Baca Juga

“Kita memastikan saksi-saksi ini bisa hadir semua tanpa terkecuali. Kita cek kesehatannya, memorinya, pengingatnya ketika di BAP seperti apa. Ini kan sudah hampir satu tahun lebih, sehingga perlu kita cross-check kembali. Yang kita pastikan adalah apa yang konsisten pada apa yang sudah disampaikan,” kata Ade.

Ia mengungkapkan sedikitnya terdapat 14 hingga 15 saksi yang akan dihadirkan dalam persidangan. Seluruhnya merupakan rekan kuliah Jokowi di UGM yang lulus pada tahun sama. “Ada 14 sampai 15 orang. Teman kuliah semua dari UGM dan fakultas yang sama, lulus tahun yang sama, dan teman satu kelas beliau. Bahkan ada teman yang dikirim ke Aceh bareng,” ujarnya.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi