REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memutuskan bakal menyambungkan jalur LRT Jakarta ke Dukuh Atas sepanjang kurang 2 kilometer (km). Pembangunan jalur itu akan dilakukan setelah proyek LRT Jakarta Fase 1B (Velodrome-Manggarai) rampung pada Agustus 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan, pihaknya telah memutuskan untuk melanjutkan pembangunan jalur LRT Jakarta dari Manggarai ke Dukuh Atas. Pasalnya, pembangunan itu akan makin meningkatkan konektivitas transportasi umum dari Jakarta Utara ke Jakarta Pusat.
"Itulah yang saya katakan menjadi milestone baru, menjadi sesuatu yang baru untuk perubahan, apa, transportasi yang ada di Jakarta," kata Pramono saat ditemui di Stasiun LRT Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (14/7/2026).
Dia mengatakan, saat ini, panjang lintasan LRT Jakarta eksisting mencapai 5,8 km dengan enam stasiun, yaitu Pegangsaan Dua, Boulevard Utara Summarecon Mall, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, dan Velodrome. Panjang lintasan itu akan bertambah menjadi 12,2 km apabila LRT Jakarta Fase 1B, yang melintasi Stasiun Rawamangun, Pramuka, Kayu Manis, Matraman, dan Manggarai, telah diresmikan pada Agustus 2026.
Menurut Pramono, anggaran yang dibutuhkan untuk membangun LRT Jakarta dari Pegangsaan Dua hingga Manggarai sekitar Rp 11,5 triliun. Ia memperkirakan, butuh sekitar Rp 2,7 triliun lagi untuk menyambungkan jalur LRT Jakarta ke Dukuh Atas.




