Kamis 02 Jul 2026 12:17 WIB

Prabowo Sambut Lukashenko di Istana Merdeka, Keduanya Gelar Pertemuan Tertutup

Lukashenko dikawal 17 motoris dan 80 pasukan berkuda Batalyon Kavaleri Paspampres.

Presiden RI Prabowo Subianto menyambut kunjungan kenegaraan Presiden Republik Belarusia Alexandr Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Foto: Republika/Erik Purnama Putra
Presiden RI Prabowo Subianto menyambut kunjungan kenegaraan Presiden Republik Belarusia Alexandr Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden RI Prabowo Subianto menyambut kunjungan kenegaraan Presiden Belarusia Alexandr Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2026). Iring-iringan kendaraan Presiden Lukashenko memasuki halaman Istana Merdeka, Jakarta, sekitar pukul 11.23 WIB.

Lukashenko dikawal 17 motoris dan 80 pasukan berkuda Batalyon Kavaleri Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Kedatangannya disambut dengan tarian Enggang dari Kalimantan Timur. Prabowo pun menyambut langsung Lukashenko setelah turun dari kendaraan yang ditumpanginya.

Baca Juga

Kedua kepala negara kemudian saling berjabat tangan dan mengucapkan salam. Setelah itu, lagu kebangsaan kedua negara pun dikumandangkan. Selanjutnya, Prabowo melakukan inspeksi pasukan kehormatan bersama Lukashenko.

Setelah itu, Prabowo mengenalkan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih yang ikut hadir. Di antaranya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.

Selain itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Letkol Inf Teddy Indra Wijaya juga terlihat hadir. Saat ini, kedua pemimpin negara melangsungkan pertemuan empat mata di ruang kerja RI 1.

Agenda dari kunjungan kenegaraan Lukashenko, salah satunya akan meluncurkan "Road Map for Bilateral Cooperation 2026-2030" sebagai kerangka penguatan kerja sama yang saling menguntungkan. Peta jalan tersebut akan menjadi acuan penguatan kerja sama di berbagai bidang termasuk ekonomi, pertanian, ketahanan pangan, kebudayaan, serta ilmu pengetahuan dan teknologi.

Belarus merupakan mitra penting bagi Indonesia di kawasan Eurasia dan salah satu anggota kunci dari Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union/EAEU). Indonesia dan EAEU telah menandatangani persetujuan perdagangan bebas (Indonesia–EAEU Free Trade Agreement) pada Desember 2025.

Berita Lainnya

Rekomendasi