Selasa 30 Jun 2026 14:19 WIB

Ingin Nikahi Selingkuhan, Istri di Banyumas Tega Bunuh Suamin Secara Terencana

Perencanaan pembunuhan sang suami dilakukan di sebuah hotel.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Teguh Firmansyah
Tim Polresta Banyumas melakukan olah TKP kasus pembunuhan berencana terhadap lansia di Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur, Jawa Tengah. Istri korban terlibat dalam kasus tersebut dan telah ditetapkan tersangka.
Foto: Dok Polresta Banyumas
Tim Polresta Banyumas melakukan olah TKP kasus pembunuhan berencana terhadap lansia di Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur, Jawa Tengah. Istri korban terlibat dalam kasus tersebut dan telah ditetapkan tersangka.

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUMAS -- Seorang perempuan di Banyumas, Jawa Tengah, berinisial IY (61 tahun) ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap suaminya, EM (67 tahun). Pembunuhan terjadi lantaran IY hendak menikah dengan lelaki yang menjadi selingkuhannya.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi mengungkapkan, pembunuhan terhadap EM terjadi di rumahnya di Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur, pada Sabtu (27/6/2026) dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB. EM ditemukan dalam kondisi mengalami beberapa luka memar di wajah dan telinganya mengucurkan darah.

Baca Juga

Kabar kematian EM kemudian disampaikan oleh IY kepada sejumlah tetangganya. "IY menjelaskan kepada saksi-saksi yang disuruh datang ke rumahnya bahwa salah satu sepeda motor milik korban hilang. Padahal ini akal-akalan saja oleh istri korban biar terkesan adanya peristiwa pencurian," kata Petrus ketika diwawancara, Selasa (30/6/2026).

IY sempat meminta para tetangganya agar tak melaporkan kasus kematian suaminya ke polisi. Namun salah satu tetangganya memilih melaporkan hal tersebut. Personel kepolisian akhirnya datang ke TKP dan melakukan penyelidikan.

Mereka memeriksa sejumlah CCTV milik warga. Penulusuran kemudian mengarahkan petugas kepolisian ke sebuah hotel. Hotel tersebut diduga menjadi tempat menginap pelaku pembunuhan EM.

"Terus kita ketahui bahwa sepeda motor Honda Vario milik korban yang dilaporkan hilang itu sebenarnya tidak hilang, tapi diserahkan oleh tersangka atau istri korban ini untuk dibawa para pelaku," ungkap Kombes Petrus.

Perencanaan Pembunuhan

 

Berita Lainnya

Rekomendasi