Selasa 30 Jun 2026 14:04 WIB

Mahasiswa UBSI Raih Juara Nasional di PLAY IT Polinema 2026, Bukti Miliki Kompetensi Digital Mumpuni

Kompetensi yang dipelajari mahasiswa dapat diimplementasikan menjadi solusi.

Tim mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi meraih Juara 3 Kategori Best Presentation pada kompetisi Hackathon UI/UX dalam ajang PLAY IT Polinema 2026 yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Malang pada 22-23 Juni 2026.
Foto: UBSI
Tim mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi meraih Juara 3 Kategori Best Presentation pada kompetisi Hackathon UI/UX dalam ajang PLAY IT Polinema 2026 yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Malang pada 22-23 Juni 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi berhasil meraih Juara 3 Kategori Best Presentation pada kompetisi Hackathon UI/UX dalam ajang PLAY IT Polinema 2026 yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Malang pada 22-23 Juni 2026.

Kompetisi bertema “Sinergi Teknologi Global” Memberdayakan Energi Berkelanjutan dan Swasembada Ekonomi” tersebut diikuti peserta dari 156 perguruan tinggi yang berasal dari 17 provinsi di Indonesia. 

Selama 24 jam, setiap tim ditantang merancang solusi digital untuk menjawab persoalan pengelolaan sampah melalui inovasi berbasis teknologi.

Tim UBSI yang terdiri atas Kamila Zulfa Indika Lu'lui, Alexa Cindy Safara Anasrullah, dan Grace Tiur Emaida Simanungkalit berhasil memikat dewan juri melalui aplikasi Sirkulo, sebuah platform digital berbasis ekonomi sirkular yang menghubungkan masyarakat, bank sampah, pengepul, hingga industri daur ulang dalam satu ekosistem terintegrasi.

Aplikasi tersebut dilengkapi fitur AI Waste Analysis yang mampu mengidentifikasi jenis serta kualitas sampah sekaligus memberikan rekomendasi industri yang membutuhkan material tersebut. 

Selain itu, Sirkulo juga memiliki fitur Quick Deposit, Digital Savings, Price Information, dan Market yang dirancang untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efisien, transparan, dan bernilai ekonomi bagi masyarakat.

Inovasi yang dikembangkan tidak hanya menawarkan solusi berbasis teknologi, tetapi juga mendukung pencapaian United Nations Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur serta SDG 12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Salah satu anggota tim, Kamila Zulfa Indika Lu'lui, mengaku kompetisi tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga karena menguji kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi dalam waktu yang terbatas.

"Kompetisi ini mengajarkan kami untuk mampu berpikir cepat, memahami permasalahan nyata, lalu menerjemahkannya menjadi solusi digital yang inovatif dalam waktu sangat terbatas,’’katanya dalam keterangan yang dikutip Selasa (30/6/2026). 

Alhamdulillah, kata dia, kerja keras tim membuahkan hasil yang membanggakan dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dosen Pembimbing UBSI, Andriansah, memberikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa selama mengikuti kompetisi. 

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan mahasiswa tidak hanya mampu menghasilkan desain antarmuka yang baik, tetapi juga mampu menawarkan solusi yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

Prestasi ini membuktikan mahasiswa mampu mengintegrasikan kemampuan analisis, desain UI/UX, serta pemanfaatan teknologi untuk menjawab persoalan nyata di masyarakat. 

‘’Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya, berinovasi, dan berani mengikuti kompetisi di tingkat nasional maupun internasional," ungkap Andriansah.

Sementara itu, Ketua Program Studi (Kaprodi) Sistem Informasi UBSI, Sriyadi, menilai keberhasilan tersebut menjadi bahwa proses pembelajaran di kampus mampu menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan industri digital.

Prestasi ini menunjukkan kompetensi yang dipelajari mahasiswa di bangku kuliah dapat diimplementasikan menjadi solusi inovatif yang menjawab kebutuhan masyarakat. 

‘’Kami akan terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi sebagai bagian dari penguatan kompetensi, kreativitas, dan kesiapan menghadapi perkembangan industri digital," ujar Sriyadi. 

Prestasi yang diraih pada PLAY IT Polinema 2026 semakin memperkuat komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mencetak lulusan yang inovatif, adaptif, dan mampu menghadirkan solusi teknologi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui semangat kolaborasi dan inovasi, mahasiswa UBSI terus membuktikan, karya digital yang mereka hasilkan mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan. 

Informasi mengenai Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dapat diakses melalui https://pmbubsi.id

Berita Lainnya

Rekomendasi