Ahad 28 Jun 2026 08:10 WIB

Gelombang Panas Pecahkan Rekor Suhu Juni di Inggris Selama Tiga Hari Beruntun

Rekor suhu baru memicu peringatan cuaca tinggi dan berdampak pada transportasi.

Sebuah keluarga melindungi anak mereka dari terik matahari di luar Istana Buckingham saat cuaca panas di London, Inggris, 26 Juni 2026. Peringatan merah dari Met Office tentang panas ekstrem masih berlaku untuk wilayah Timur dan Tenggara Inggris, karena gelombang panas terus melanda sebagian besar wilayah Inggris.
Foto: Epa
Sebuah keluarga melindungi anak mereka dari terik matahari di luar Istana Buckingham saat cuaca panas di London, Inggris, 26 Juni 2026. Peringatan merah dari Met Office tentang panas ekstrem masih berlaku untuk wilayah Timur dan Tenggara Inggris, karena gelombang panas terus melanda sebagian besar wilayah Inggris.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Inggris memperpanjang peringatan cuaca panas tingkat tinggi hingga Ahad (29/6/2026) setelah negara itu mencatat suhu tertinggi pada Juni sepanjang sejarah selama tiga hari berturut-turut, menurut Met Office.

Badan meteorologi tersebut menyatakan Amber Warning—peringatan satu tingkat di bawah Red Warning—mencakup London, Inggris Tenggara, East Anglia, dan sebagian East Midlands. Peringatan itu akan tetap berlaku hingga Ahad pukul 09.00 waktu setempat.

Baca Juga

Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi malam yang masih panas dan lembap meskipun suhu mulai menurun.

Perpanjangan itu dilakukan setelah peringatan cuaca panas tingkat merah yang langka selama tiga hari berakhir pada Jumat petang, menurut Sky News.

Inggris mencatat rekor sementara suhu tertinggi pada Juni sebesar 37,3 derajat Celsius di Santon Downham, Suffolk, pada Jumat, setelah memecahkan rekor suhu Juni selama dua hari sebelumnya.

Hingga pekan ini, rekor suhu tertinggi pada Juni di Inggris adalah 35,6 derajat Celsius yang tercatat di Southampton pada 1976.

 

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi