Jumat 26 Jun 2026 07:25 WIB

Calon Manajer Kopdes Meninggal Saat Latsarmil, Ini Rangkaian Pelatihan dari Pagi Sampai Malam

Peserta mengikuti apel pagi, baris berbaris dan materi dalam kelas.

Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Sebanyak 674 peserta mengikuti latsarmil untuk membangun karakter integritas, loyalitas, kedisiplinan, kekompakan, dan empati yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas sebagai manajer KDMP.
Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Sebanyak 674 peserta mengikuti latsarmil untuk membangun karakter integritas, loyalitas, kedisiplinan, kekompakan, dan empati yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas sebagai manajer KDMP.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Tiga peserta calon manajer maupun pengurus Koperasi Desa Merah Putih dilaporkan meninggal saat mengikuti latihan dasar kemiliteran. Muncul beragam pertanyaan, jenis pelatihan apa yang diterima peserta sampai ada jatuh korban jiwa. 

Korps Marinir TNI AL menjelaskan ragam rutinitas peserta latihan dasar kemiliteran (latsarmil) yang dilakukan anggota Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) calon pengelola Koperasi Merah Putih.

Baca Juga

Menurut Komandan Batalyon Latihan SPPI KDKMP dan KNMP di Brigif 1 Marinir Cilandak Letkol (Mar) Agus Mutaqin mengatakan kegiatan para peserta dibuka dengan bangun pagi pukul 04.30 WIB.

"Kemudian melaksanakan ibadah shalat Subuh. Selanjutnya kami lanjutkan kegiatan olahraga, pembinaan fisik, kemudian dilanjutkan makan pagi," kata Agus saat ditemui awak media di markas Marinir, Cilandak, Jakarta Timur, Kamis.

Setelah makan pagi, para peserta mengikuti kegiatan apel pagi, baris berbaris dan akhirnya masuk ke kelas untuk mengikuti materi. Setelah mengikuti materi kelas sampai sore, para peserta diajak mengikuti kegiatan "pengasuhan" oleh para pelatih.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi