REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah warga di Jalan Kalipasir, Cikini, Jakarta Pusat, memasang spanduk penolakan pembongkaran sekretariat rukun warga (RW) untuk dijadikan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Aksi itu terekam sebuah video yang beredar di media sosial.
Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, mengaku telah mendapatkan laporan dari aparat setempat. Menurut dia, pembongkaran itu sudah dibicarakan oleh warga sekitar. Pihak yang hendak membangun SPPG untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah bersedia untuk merelokasi sekretariat RW tersebut.
"Laporan dari lurah, terus camat, bahwa untuk sekretariat RW 01 itu pada awalnya memang sudah ada pembicaraan, bahkan ada kesepakatan untuk merelokasi. Jadi bukan digusur begitu saja," kata dia di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Menurut dia, pihak yang membangun SPPG di tempat itu telah menyiapkan lokasi pengganti sekretariat RW. Bahkan, pembangunan sekretariat RW di lingkungan itu juga telah disiapkan oleh pihak yang bersangkutan.
"Tapi sekarang muncul beberapa di antaranya yang memang seolah-olah menyampaikan tadi, yang di info di sosial media ya, bahwa ada penolakan-penolakan," kata Arifin.
Ia mengaku bakal turun ke lapangan untuk mencari informasi soal adanya penolakan tersebut. Pihaknya juga akan melakukan mediasi agar tidak terjadi masalah lagi ke depannya.
"Nah, untuk itu maka nanti coba saya turun cek langsung dengan Pak RW-nya, RW 01, kemudian Lurah Cikini, dan juga Camat Menteng. Seperti apa, apa yang memang diharapkan oleh dari mereka-mereka yang menolak, kemudian masyarakat khususnya RT/RW setempat di sana, keinginannya bagaimana," kata dia.




