Rabu 24 Jun 2026 13:11 WIB

Ketua BEM FH UBK Mengaku Dapat Duit Rp 20 Juta dari Polisi, Begini Jawaban Polda Metro

Polda mempertanyakan apakah benar orang yang memberikan ke BEM adalah polisi.

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Teguh Firmansyah
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto
Foto: Republika/Thoudy Badai
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polda Metro Jaya buka suara mengenai aliran dana yang diterima mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) sebesar Rp 20 juta. Uang itu disebut berasal dari polisi dan diberikan sebelum melakukan aksi di kawasan Patung Kuda pada pekan lalu. 

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengaku belum bisa memastikan kebenaran informasi tersebut. Ia justru mempertanyakan polisi yang dimaksud oleh mahasiswa UBK.

Baca Juga

"Pastikan dulu agar tidak simpang siur. Bisa jadi beneran polisi atau orang yang mengaku atau mengatasnamakan polisi kan," kata dia saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (24/6/2026).

Sebelumnya, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH) UBK, Muhammad Abdimaludin, mengaku menerima uang sebesar Rp 20 juta sebelum melakukan aksi di kawasan Patung Kuda, pekan lalu. Pengakuan itu disampaikan Abdi saat diklarifikasi oleh sejumlah mahasiswa pada Senin (22/6/2026).

Wakil Rektor III UBK, Daniel Panda, mengaku telah memanggil mahasiswa yang bersangkutan untuk dimintai keterangan. Menurut dia, mahasiswa itu telah membuat pengakuan secara resmi kepada pihak universitas telah menerima uang itu dari pihak kepolisian.

 

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Berita Lainnya

Rekomendasi