Selasa 23 Jun 2026 15:36 WIB

Aktivis Zionis: Israel Perang Lawan Mesir 15 Tahun ke Depan, IM Susupi Amerika

Aktivis itu prediksi tantangan selanjutnya bagi Israel adalah kekuatan Muslim Sunni.

Tentara Ziones Israel menembakkan howitzer 155 mm di lokasi yang dirahasiakan dekat perbatasan dengan Gaza, Israel selatan, Selasa (31/10/2023).
Foto: EPA-EFE/HANNIBAL HANSCHKE
Tentara Ziones Israel menembakkan howitzer 155 mm di lokasi yang dirahasiakan dekat perbatasan dengan Gaza, Israel selatan, Selasa (31/10/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Seorang aktivis Zionis ternama memprediksi bahwa Israel akan berperang dengan Mesir dalam waktu 15 tahun ke depan. Aktivis itu beralasan bahwa tantangan strategis berikutnya bagi negara itu akan datang dari kekuatan Muslim Sunni setelah melemahnya Iran dan sekutu regionalnya.

Berbicara di KTT Kebijakan Internasional Jewish News Syndicate (JNS) di Yerusalem, Amiad Cohen, kepala eksekutif Pusat Herut dan tokoh terkemuka di kubu nasionalis Israel, memperingatkan bahwa Mesir dan Turki merupakan ancaman jangka panjang bagi Israel dan Barat secara luas.

Baca Juga

"Lima belas tahun dari sekarang, Israel akan berperang dengan Mesir,” kata Cohen kepada para peserta KTT dilanisr Middle East Monitor, Senin (22/6/2026). 

Pernyataan Cohen disampaikan selama diskusi tentang prospek strategis jangka panjang Israel dan konfrontasinya dengan Iran serta anggota yang disebut "Poros Perlawanan". Menurut Cohen, fokus sekarang harus bergeser dari kekuatan Syiah ke gerakan politik Sunni.

Cohen berulang kali menggambarkan Ikhwanul Muslimin sebagai ancaman global. Ia mengeklaim bahwa gerakan tersebut mewakili ancaman nomor satu bagi Amerika. Ia memperingatkan bahwa gerakan itu berupaya mendapatkan pengaruh di negara bagian seperti Florida dan Texas.

Cohen tampaknya menyiratkan bahwa New York telah dikuasai oleh Ikhwanul Muslimin sebagai akibat dari kemenangan wali kota Zohran Mamdani.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Berita Lainnya

Rekomendasi