Senin 22 Jun 2026 16:45 WIB

Tukiyem Gagal Dapat Bansos Gara-Gara Lurah Utak Atik Kartu Keluarga tanpa Izin

Sang lurah memasukan nama anaknya ke KK Tukiyem agar sang buah hati bisa masuk SMA 02

Daftar penerima bansos (ilustrasi)
Foto: ANTARA/FB Anggoro
Daftar penerima bansos (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, KOTA BENGKULU -- Seorang nenek, Tukiyem (68), warga Kelurahan Padang Jati, Kota Bengkulu gagal menerima bantuan sosial (bansos) untuk lanjut usia (lansia) dan bantuan lainnya dari pemerintah pusat karena Lurah Anggut Dalam memasukkan data anaknya ke Kartu Keluarga (KK) nenek tanpa izin.

Berdasarkan keterangan Tukiyem, saat ia hendak mencairkan bansos, bantuan tersebut ternyata tidak dapat dicairkan karena datanya dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Baca Juga

"Saat diperiksa, pendamping PKH (Program Keluarga Harapan) mengatakan kalau di KK saya terdapat terdapat seorang anak, yang tidak dikenal, yang merupakan anak dari keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga bantuan sosial yang biasa diterimanya dihentikan," ujarnya di Kota Bengkulu, Senin.

Saat dikonfirmasi ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu diterangkan bahwa mereka mencetak KK berdasarkan berkas permohonan yang dinilai lengkap secara administrasi.

Padahal Tukiyem tidak mengenal anak dan keluarga tersebut yang merupakan anak dari Lurah Anggut Dalam Kota Bengkulu yaitu Gustin Veronica.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi