Senin 22 Jun 2026 13:52 WIB

Viral Insiden Perwira Tinggi TNI AD di Jogja Marathon, Begini Fakta Kejadiannya Kata Kadispenad

TNI AD menyebut insiden di Jogja Marathon hanya sebuah kesalahpahaman.

Cekcok di ajang Mandiri Jogja Marathon 2026 yang berlangsung di kawasan Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Ahad
Foto: Republika.co.id
Cekcok di ajang Mandiri Jogja Marathon 2026 yang berlangsung di kawasan Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Ahad

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menjelaskan soal video viral seorang perwira tinggi TNI AD yang membawa ajudan saat mengikuti ajang Mandiri Jogja Marathon 2026 pada Ahad (21/6).

Video tersebut sempat viral di media sosial dan diunggah di beberapa akun instagram seperti @eventlari.id. Rekaman itu viral karena seolah dinarasikan perwira TNI itu arogan. 

Baca Juga

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono dalam keterangannya di Jakarta, Senin mengatakan peristiwa penghentian ajudan oleh panitia penyelenggara merupakan sebuah kesalahpahaman.

"Dapat kami jelaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan kesalahpahaman yang terjadi di lapangan antara petugas pengawas lintasan dengan ajudan Danrem 072/Pamungkas saat kegiatan berlangsung," kata Donny.

Dia menjelaskan perwira tinggi TNI AD itu bernama Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono yang menjabat Danrem 072/Pamungkas.

Perwira TNI itu sedang mengikuti ajang maraton bersama istri, satu orang anak beserta ajudannya. Mereka, kata Donny, terdaftar sebagai peserta dan memegang tiket resmi dari penyelenggara ajang marathn tersebut

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi