Sabtu 20 Jun 2026 22:16 WIB

Kalahkan Washington DC hingga Abu Dhabi, Jakarta Urutan ke-53 Kota Terbaik Dunia 2026

Kekuatan utama Jakarta terletak pada aspek daya tarik kota.

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Satria K Yudha
Warga menaiki sepeda ontel sewaan saat berwisata di kawasan Kota Tua, Jakarta, Ahad (28/12/2025). Kawasan Kota Tua yang kaya akan bangunan berarsitektur kolonial Belanda tersebut menjadi salah satu destinasi wisata sejarah favorit wisatawan domestik untuk mengisi masa liburan. Selain terjangkau dan mudah diakses dengan transportasi umum, Kota Tua menawarkan suasana klasik yang berbeda tanpa harus bepergian jauh.
Foto: Republika/Prayogi
Warga menaiki sepeda ontel sewaan saat berwisata di kawasan Kota Tua, Jakarta, Ahad (28/12/2025). Kawasan Kota Tua yang kaya akan bangunan berarsitektur kolonial Belanda tersebut menjadi salah satu destinasi wisata sejarah favorit wisatawan domestik untuk mengisi masa liburan. Selain terjangkau dan mudah diakses dengan transportasi umum, Kota Tua menawarkan suasana klasik yang berbeda tanpa harus bepergian jauh.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jakarta berhasil masuk dalam daftar 100 World's Best Cities 2026 yang dirilis perusahaan konsultan Resonance Consultancy. Melansir laporan situs web World's Best Cities 2026, Jakarta menempati peringkat ke-53 dunia, di atas Washington DC, Abu Dhabi, hingga Uni Emirat Arab.

Resonance menyebut Jakarta sebagai metropolitan terpadat kedua di dunia yang masih terus berkembang. Meski menghadapi berbagai tantangan, Jakarta masih menjadi pusat ekonomi di Indonesia. 

Baca Juga

"Ya, status ibu kota negara memang akan berpindah ke Nusantara. Namun, pusat ekonomi Jakarta tidak ikut berpindah," tulis Resonance dalam laporannya, dikutip Sabtu (20/6/2026).

Menurut laporan tersebut, kekuatan utama Jakarta terletak pada aspek lovability atau daya tarik kota. Jakarta menempati posisi ke-28 dunia dalam kategori tersebut, jauh lebih tinggi dibandingkan peringkat keseluruhannya.

Daya tarik itu didorong oleh keberadaan kawasan wisata dan ruang publik yang dinilai fotogenik, seperti Kota Tua yang telah direvitalisasi, kawasan rooftop di SCBD, serta area tepi laut Pantai Indah Kapuk (PIK). Berbagai festival, pusat hiburan, dan destinasi keluarga juga mengantarkan Jakarta masuk 10 besar dunia untuk kategori Shopping dan Family-Friendly Attractions.

Popularitas Jakarta di media sosial turut menjadi perhatian. Kota ini menempati peringkat kesembilan dunia untuk unggahan Instagram dan peringkat kedelapan dunia untuk video TikTok.

"Popularitas Jakarta di media sosial juga sangat tinggi. Kota ini menempati peringkat ke-9 dunia untuk unggahan Instagram dan peringkat ke-8 dunia untuk video TikTok," tulis Resonance.

Selain sektor pariwisata dan hiburan, Resonance menilai konektivitas transportasi Jakarta terus mengalami peningkatan. LRT Jabodebek disebut semakin terintegrasi dengan moda transportasi lain, sementara pembangunan MRT Jakarta Fase 2 menuju kawasan Kota terus berlanjut. Di sisi lain, layanan Kereta Bandara Soekarno-Hatta juga dinilai semakin memudahkan mobilitas masyarakat dari dan menuju pusat kota.

Di sisi ekonomi, Resonance mencatat derasnya investasi yang masuk ke kawasan metropolitan Jakarta. Perkembangan pusat data di koridor Bekasi-Cikarang untuk mendukung kebutuhan cloud computing dan kecerdasan buatan (AI), serta pembangunan gedung perkantoran premium di kawasan Sudirman-Thamrin, Kuningan, dan TB Simatupang menjadi indikator kuatnya aktivitas ekonomi ibu kota.

Pemeringkatan World's Best Cities 2026 dilakukan menggunakan metode Place Power Score, yang menggabungkan data kinerja kota dengan persepsi publik global. Penilaian mencakup tiga pilar utama, yakni livability (kenyamanan hidup), lovability (daya tarik kota), dan prosperity (kemakmuran ekonomi). Ketiga pilar tersebut diukur melalui 46 metrik dalam 30 kategori.

Data itu kemudian dipadukan dengan survei Ipsos terhadap lebih dari 21 ribu responden di 31 negara mengenai kota yang paling ingin mereka kunjungi, tinggali, dan yang dianggap menawarkan peluang kerja terbaik. Masuknya Jakarta dalam daftar 100 Kota Terbaik Dunia 2026 menunjukkan bahwa pengaruh kota ini masih kuat di tingkat global, meski status ibu kota negara secara hukum telah beralih ke Nusantara.

 

 

Berita Lainnya

Rekomendasi