Sabtu 20 Jun 2026 21:46 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz pada Sabtu Gara-Gara Israel Masih Terus Bom Lebanon

Iran menilai AS dan Israel telah melanggar nota kesepahaman perdamaian.

Sebuah bilboard ukuran raksasa merujuk pada Selat Hormuz dengan teks berbahasa Persia yang artinya
Foto: EPA/Abedin Taherkenareh
Sebuah bilboard ukuran raksasa merujuk pada Selat Hormuz dengan teks berbahasa Persia yang artinya

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Markas Besar Khatam al-Anbiya pada Sabtu (20/6/2026) mengumumkan bahwa Selat Hormuz "akan kembali ditutup." Alasan penutupan merujuk pada "pelanggaran" komitmen oleh Amerika Serikat (AS) dan berlanjutnya pelanggaran gencatan senjata oleh Israel di selatan Lebanon.

Dalam pernyataan yang diumumkan lewan Press TV dilansir Anadolu, Khatam al-Anbiya mengatakan, keputusan diambil menyusul pelanggaran dan komitmen dan pelanggaran kepercayaan" lewat tidak diimplementasikannya Pasal 1 Nota Kesepahaman yang ditandatangani pekan lalu yang bertujuan untuk mengakhiri perang. Khatam al-Anbiya juga meneyoroti "berlanjutnya pelanggaran gencatan senjata oleh rezim Israel di selatan Lebanon" dan kegagalan pasukan pendudukan Israel untuk menarik diri dari wilayah selatan Lebanon.

Baca Juga

"Dengan initially dideklerasikan bahwa Selat (Hormuz) akan ditutup untuk perlintasan kapal-kapal," demikian pernyataan Khatam al-Anbiya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Berita Lainnya

Rekomendasi