REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI – Dua orang pelajar asal Bekasi, Keiza dan Ravi meraih Beasiswa Garuda dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), salah satu beasiswa paling kompetitif di Indonesia dengan kuota hanya 1.000 siswa jenjang sekolah menengah. Proses seleksi yang dilalui juga ketat mencakup penilaian akademik, wawancara kepemimpinan, evaluasi portofolio prestasi, serta asesmen soft skills dan kontribusi sosial.
Keiza terlibat dalam berbagai kegiatan sekolah, termasuk menjabat sebagai wakil ketua OSIS dan mengikuti kompetisi akademik di bidang STEM, English, dan debat. Pengalamannya juga mencakup Buddy Program, di mana ia membantu siswa baru menghadapi kesulitan akademik maupun adaptasi lingkungan sekolah.
Di samping itu, keterlibatannya dalam OSIS turut menginisiasi dan menyelenggarakan berbagai kegiatan kreatif yang melibatkan seluruh siswa.
Keiza mengungkapkan, di sela-sela kegiatan akademik dan non-akademik yang dijalani, sekolah selalu membantu membangun rasa percaya diri menghadapi setiap tahap seleksi Beasiswa Garuda. "Sekaligus mempersiapkan langkah untuk meraih setiap kesempatan yang ada,"kata pelajar dari Binus School Bekasi tersebut lewat keterangan tertulis, Kamis(18/6/2026).
Ravi menambahkan, dukungan guru-guru, fasilitas sekolah seperti laboratorium, akses informasi kompetisi baik lokal maupun internasional, serta bimbingan dan pelatihan yang intensif membantu saya untuk lebih fokus dan mencapai target yang diinginkan.
"Semua pengalaman ini memperkuat portofolio saya dan membuat saya lebih percaya diri menghadapi setiap tahap seleksi, hingga akhirnya berhasil meraih beasiswa ini,"kata dia.
Setelah lulus dari BINUS SCHOOL Bekasi, keduanya akan melanjutkan pendidikan di UNSW Sydney dan UBC Canada. Cerita mereka menunjukkan bahwa kesuksesan bukan hanya tentang kemampuan individu, tetapi juga tentang lingkungan belajar yang mendukung, bimbingan yang tepat, serta kesempatan untuk berkembang di sekolah.
Maria Karah, Principal of BINUS SCHOOL Bekasi, mengaku bangga dan mengapresiasi setiap murid yang telah menuntaskan masa pendidikan menengah dengan dedikasi luar biasa. "Prestasi mereka hari ini adalah bukti nyata dari kerja keras, semangat belajar, dan komitmen yang telah mereka tunjukkan sepanjang perjalanan,"kata dia.
Para lulusan tahun ini diterima di berbagai universitas terkemuka di Indonesia maupun luar negeri, termasuk Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, serta universitas di Australia, Belanda, Inggris, Amerika Serikat dan Asia seperti University of Sydney, UNSW Sydney, Purdue University, University of British Columbia, dan National University of Singapore.




