REPUBLIKA.CO.ID, KANSAS CITY — Sepak bola China kembali menorehkan sejarah di panggung dunia. FIFA menunjuk wasit asal China, Ma Ning, untuk memimpin pertandingan Grup E Piala Dunia 2026 antara Ekuador melawan Curacao yang akan digelar pada 20 Juni di Kansas City, Amerika Serikat.
Penunjukan tersebut menjadikan Ma Ning sebagai wasit utama asal China pertama yang memimpin pertandingan Piala Dunia dalam 24 tahun terakhir. Terakhir kali seorang ofisial China bertugas memimpin laga di turnamen sepak bola paling bergengsi itu terjadi pada edisi 2002.
FIFA juga menunjuk sesama ofisial China, Zhou Fei, sebagai asisten wasit dalam pertandingan tersebut. Dengan demikian, China kembali menempatkan wakilnya di lapangan pada ajang yang menjadi puncak kompetisi sepak bola dunia.
Pencapaian itu sekaligus menjadi tonggak penting bagi perkembangan perwasitan China yang dalam beberapa tahun terakhir semakin mendapat kepercayaan di level internasional.
Pada Piala Dunia 2026, China mengirim tiga ofisial ke tim perangkat pertandingan. Selain Ma Ning sebagai wasit utama dan Zhou Fei sebagai asisten wasit, terdapat pula Fu Ming yang bertugas sebagai asisten wasit video (VAR).
Fu Ming sendiri telah lebih dahulu tampil dalam dua pertandingan Piala Dunia 2026 sebagai petugas VAR. Dengan penugasan terbaru tersebut, seluruh wakil China yang terdaftar dalam tim perangkat pertandingan kini telah tampil di turnamen tersebut.
Reputasi Ma Ning dan rekan-rekannya memang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Ma masuk dalam tim perangkat pertandingan FIFA dan bertugas sebagai wasit keempat.
Kepercayaan dunia terhadap kualitas wasit China semakin terlihat ketika Ma Ning dan Fu Ming juga ditugaskan dalam Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 yang menggunakan format baru dengan jumlah peserta lebih besar.
Sebelumnya, kuartet wasit China yang terdiri atas Ma Ning, Fu Ming, Zhou Fei, dan Zhang Cheng juga mencetak sejarah dengan memimpin final Piala Asia AFC 2023 yang berlangsung di Qatar pada awal 2024. Itu menjadi kali pertama dalam sejarah wasit asal China dipercaya memimpin partai final turnamen sepak bola antarnegara paling bergengsi di Asia.
Bagi Ma Ning, penunjukan di Piala Dunia bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan kesempatan untuk menunjukkan kualitas perwasitan China di hadapan dunia.
"Selama Piala Dunia, kami akan belajar dari wasit-wasit terbaik dunia dan membawa pengalaman berharga kembali ke China untuk mendukung pengembangan serta pembinaan wasit di negara kami," kata Ma Ning.




