Selasa 16 Jun 2026 20:09 WIB

PBB: Israel Bunuh Hampir 1.000 Warga Palestina Sejak Oktober 2025

Menurut PBB, sebagian besar yang dibunuh Israel adalah warga sipil.

Warga Palestina memeriksa lokasi serangan Israel terhadap sebuah bangunan tempat tinggal yang menampung pengungsi di Kota Gaza, 27 Mei 2026.
Foto: EPA/HAITHAM IMAD
Warga Palestina memeriksa lokasi serangan Israel terhadap sebuah bangunan tempat tinggal yang menampung pengungsi di Kota Gaza, 27 Mei 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Volker Türk, mengatakan pasukan Israel telah membunuh hampir 1.000 warga Palestina sejak gencatan senjata di Jalur Gaza diumumkan pada Oktober lalu. Menurutnya, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil.

Dalam pidato sesi ke-62 Dewan HAM, Türk mengatakan otoritas Israel mendorong warga Palestina ke wilayah yang semakin sempit dan membatasi penyaluran bantuan kemanusiaan. Ia menambahkan bahwa di Tepi Barat, pasukan dan pemukim Israel mempercepat penghancuran komunitas dan pencaplokan wilayah.

Baca Juga

Turk juga mengungkapkan bahwa hingga kini pasukan Zionis telah membunuh 57 orang, melukai hampir 1.300 orang, menangkap ratusan orang, serta mengeluarkan 23 perintah penyitaan tanah.

Türk mengatakan, "Sejumlah pejabat senior Israel terang-terangan berbicara soal pengusiran seluruh warga Palestina dari Gaza, dan penghapusan kemungkinan berdirinya negara Palestina yang layak. Semua ini sepenuhnya ilegal."

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

sumber : Antara, WAFA
Berita Lainnya

Rekomendasi