REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rapat pembahasan rancangan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) tahun 2027 di DPR digelar secara tertutup. Komisi IX DPR RI menjelaskan rapat digelar tertutup agar tidak menimbulkan mispersepsi di masyarakat.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menjelaskan rapat tersebut membahas rancangan anggaran yang belum pasti karena pagu indikatif yang disampaikan merupakan hasil susunan pimpinan BGN terdahulu yang dicopot Presiden Prabowo Subianto.
"Anggaran yang akan ditampilkan bukan anggaran yang akurat sehingga mungkin lebih baik tidak disampaikan secara terbuka, daripada akhirnya menimbulkan berbagai mispersepsi," kata Charles ditemui di sela rapat tertutup itu di Gedung DPR, Jakarta, Senin.
Dia mengatakan di dalam rapat tersebut BGN sudah menyampaikan pagu indikatif tahun anggaran 2027 yang ditetapkan pemerintah, yakni sekitar Rp270 triliun. Kendati demikian, ia menegaskan pagu tersebut bukan anggaran pasti yang akan digunakan BGN.
"Saya harus kasih disclaimer (penafian) anggaran ini bukan anggaran yang akan disetujui dan akan digunakan karena ini anggaran yang disusun oleh pimpinan BGN yang lama," kata dia.
Lihat postingan ini di Instagram




