Jumat 12 Jun 2026 17:56 WIB

Mahasiswa Demo, Pramono: Harus Dihormati, Asal Jangan Rusak Fasilitas Publik

Tentunya saya sebagai yang dulu aktivis, sangat menghormati dan menghargai itu.

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Erik Purnama Putra
Mahasiswa diadang oleh TNI dan polisi di Jalan MH Thamrin, tepatnya di depan Gedung UOB, Jumat (12/6/2026) sore. Alhasil, mahasiswa tidak bisa melanjutkan perjalanan ke kawasan Bundaran HI.
Foto: Republika/Bayu Adji P
Mahasiswa diadang oleh TNI dan polisi di Jalan MH Thamrin, tepatnya di depan Gedung UOB, Jumat (12/6/2026) sore. Alhasil, mahasiswa tidak bisa melanjutkan perjalanan ke kawasan Bundaran HI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo buka suara terkait aksi yang dilakukan mahasiswa di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Jumat (12/6/2026). Menurut dia, aksi mahasiswa itu merupakan hal yang mesti dihormati.

Pramono mengatakan, setiap orang di Indonesia memiliki hak untuk menyampaikan pendapat dan berunjuk rasa. Hak itu bahkan dijamin oleh Undang-Undang. Karena itu, ia menghargai aksi yang dilakukan mahasiswa. 

Baca Juga

"Tentunya saya sebagai yang dulu aktivis, sangat menghormati dan menghargai itu. Apalagi sekarang menjadi Gubernur Jakarta, saya sungguh sangat berharap dan meminta aspirasi itu disampaikan dengan cara sebaik-baiknya," kata Pramono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat sore WIB.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi