Jumat 12 Jun 2026 15:21 WIB

Diadang Polisi, Mahasiswa Bakal Tetap Tetap Gelar Aksi di Bundaran HI

Sejumlah massa diarahkan untuk menyatakan pendapat di Gedung DPR RI.

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Mas Alamil Huda
Demonstrasi Mahasiswa UI.
Foto: Republika
Demonstrasi Mahasiswa UI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Massa mahasiswa yang hendak melakukan aksi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) mendapatkan adangan dari aparat kepolisian. Sejumlah massa diarahkan untuk menyatakan pendapat di Gedung DPR RI.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia, Yatalathof Ma'shum Imawan, mengatakan pihaknya tetap akan mencari cara agar massa bisa datang ke kawasan Bundaran HI. Pasalnya, sejak awal aksi itu direncanakan bakal dilakukan di kawasan tersebut.

Baca Juga

"Sekarang kita, massa yang banyak, sedang mencari cara untuk tetap ke sini. Kenapa? Karena ini adalah tujuan utama kami dan kita tidak akan pernah pindah untuk demo di DPR atau di Istana," kata dia di kawasan Bundaran HI, Jumat (12/6/2026).

Menurut dia, aksi yang dilakukan di DPR atau Istana merupakan hal yang sia-sia. Pasalnya, di dua tempat itu tidak ada pihak yang bakal mendengarkan suara rakyat.

Ia menyatakan, pihaknya sengaja ingin melakukan aksi di Bundaran HI agar banyak masyarakat yang melihat bahwa kondisi Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Hal itu dilakukan karena mahasiswa peduli dengan kondisi negara.

"Kita tidak ingin Indonesia justru beneran bangkrut! Tetapi perilaku-perilaku inilah yang justru ketika tidak berubah akan membuktikan bahwa Indonesia akan bangkrut secara ekonomi, Indonesia akan bangkrut secara demokrasi, dan terakhir, Indonesia akan bangkrut secara moral," kata dia.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Berita Lainnya

Rekomendasi