Kamis 11 Jun 2026 19:08 WIB

Dirut KAI Sebut Renovasi Stasiun Gambir Dua Tahun dan Terintegrasi KRL

Saat ini, KRL Commuter Line tidak berhenti di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidi dan Menhub Dudy Purwagandhi di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (11/6/2026).
Foto: BPMI Setpres
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidi dan Menhub Dudy Purwagandhi di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (11/6/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidi melapor kepada Presiden RI di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (11/6/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta.

Bobby menjelaskan, RI 1 memberikan arahan untuk segera merealisasikan renovasi Stasiun Gambir sebagai salah satu simpul transportasi strategis di Jakarta. Renovasi tersebut ditargetkan selesai dalam waktu sekitar dua tahun dengan konsep integrasi antarmoda yang lebih baik.

Baca Juga

"Satu Gambir. Gambir akan dilakukan renovasi. Kita nanti dalam dua tahun punya Gambir yang (mengacungkan jempol). Nanti kita integrasikan dengan KRL," ujar Bobby dalam keterangannya kepada awak media.

Saat ini, KRL Commuter Line tidak berhenti di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat yang hanya difokuskan melayani kereta jarak jauh. Setelah renovasi nanti, KRL bakal berhenti di Gambir dan hub kereta jarak jauh dipindah ke Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi