Rabu 10 Jun 2026 09:06 WIB

Iran Marah Usai Dibom, Araghchi Beri Peringatan ke AS: Tinggakan Wilayah Kami Jika Ingin Aman!

AS kembali mengebom Iran usai helikopter canggihnya ditembak jatuh.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.
Foto: POOL/EPA
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi merespons gelombang serangan terbaru Amerika terhadap Iran. Menlu Araghci mengatakan kepada AS agar meninggalkan wilayah Iran jika ingin aman.

"Meskipun kalah di medan perang, AS memilih untuk menguji tekad kami," tulis Araghchi di X.

Baca Juga

"Angkatan Bersenjata kami yang kuat tidak akan membiarkan serangan atau ancaman apa pun tanpa balasan."

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan pada Rabu pagi bahwa tidak ada serangan atau ancaman terhadap Iran yang akan dibiarkan tanpa balasan

"Sejarah Teluk Persia memiliki banyak bab tentang nasib buruk para pendatang asing yang mengganggu," katanya.

Sebelumnya, media Iran melaporkan ledakan dan serangan proyektil di Pulau Qeshm, Sirik, Minab, dan Jask di provinsi Hormozgan selatan. Sementara pertahanan udara telah diaktifkan di Bandar Abbas, Qeshm, dan Sirik.

Perkembangan ini terjadi setelah Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan bahwa pasukan Amerika mulai melancarkan serangan terhadap Iran sebagai tanggapan atas jatuhnya helikopter Apache Angkatan Darat AS dalam insiden sebelumnya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Berita Lainnya

Rekomendasi