REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen mengungkapkan, terdapat sejumlah satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di wilayahnya yang saat ini tidak beroperasi.
Meski belum mengetahui berapa jumlah pastinya, Yasin, yang turut menjabat Ketua Satgas MBG Jateng, mengakui bahwa SPPG-SPPG tersebut tak beroperasi karena sedang dievaluasi dan ada pula yang belum memperoleh pencairan dana.
"Kita tahu ada perubahan dari kepala Badan Gizi Nasional, sehingga memang harus kita taati semuanya," ujarnya ketika diwawancara di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Selasa (9/6/2026).
Ketika ditanya ada berapa SPPG di Jateng yang saat ini tidak beroperasi? Yasin mengaku belum memiliki datanya. Kendati demikian, dia mengakui bahwa faktor penyebab SPPG terkait tak beroperasi tidak hanya akibat ketiadaan dana, tapi juga menjalani proses evaluasi.
"Sebagian kan karena evaluasi juga kan, tidak semuanya karena dananya enggak cair," ujar Yasin.
Dia pun mengaku belum mengetahui apakah penerima manfaat dari SPPG yang tak beroperasi memperoleh pasokan dari SPPG lain di daerahnya. "Sementara belum ada info lanjutan, kita masih tunggu," katanya.
Lihat postingan ini di Instagram




