Jumat 05 Jun 2026 18:22 WIB

Menhan Sjafrie ke Jepang Bertemu Koizumi, Incar Kapal Destroyer Kelas Asagiri

Kedua Menhan mencapai konsensus untuk memulai diskusi dalam kelompok kerja.

Menhan Jepang Jepang Shinjiro Koizumi (duduk) mengisi buku tamu disaksikan Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Gedung Bhinneka Tunggal Ika Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (5/5/2026).
Foto: Republika/Erik Purnama Putra
Menhan Jepang Jepang Shinjiro Koizumi (duduk) mengisi buku tamu disaksikan Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Gedung Bhinneka Tunggal Ika Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (5/5/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Menteri Pertahanan (Menhan) Shinjiro Koizumi mengadakan pertemuan dengan Menhan Republik Indonesia Jenderal (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin yang sedang berkunjung ke Tokyo, Jepang, Jumat (5/6/2026). Menteri Koizumi menyampaikan apresiasinya kembali atas keramahan Indonesia selama kunjungannya ke Indonesia pada Mei 2026.

Dia menyatakan niatnya untuk lebih memperkuat kerja sama pertahanan bilateral di bawah Kesepakatan Kerja Sama Pertahanan (DCA) yang ditandatangani pada kesempatan kunjungan tersebut. Dikutip dari laman resmi Kementerian Pertahanan Jepang, Menhan Sjafrie menyatakan persetujuannya untuk meneken DCA.

Baca Juga

Dalam siaran tersebut, kedua Menhan saling menyambut baik kemajuan diskusi dalam kelompok kerja, yang mereka putuskan untuk dibentuk pada pertemuan menteri di Jakarta pada Mei lalu, di bawah sistem transfer peralatan dan teknologi pertahanan yang telah direvisi. Dengan mempertimbangkan diskusi tersebut, Menhan RI menyatakan niatnya untuk mewujudkan kerja sama peralatan dan teknologi pertahanan, termasuk transfer kapal perusak (destroyer) kelas Asagiri dan peralatan lainnya.

Kedua Menhan mencapai konsensus untuk memulai diskusi dalam kelompok kerja, termasuk yang berkaitan dengan pendidikan dan pelatihan, pemeliharaan dan keberlanjutan, serta aspek operasional. Baik Khoizumi dah Sjafrie juga mengadakan diskusi luas mengenai situasi regional, termasuk perkembangan di Timur Tengah, dan sepakat untuk lebih memperkuat kerja sama antara kedua negara.

Berita Lainnya

Rekomendasi