Kamis 04 Jun 2026 18:27 WIB

Jadi Kepala BGN, Nanik: Saya Sarjana Biologi, Bukan Kehutanan

Nanik mengaku kerap dianggap sebagai lulusan ilmu kehutanan oleh publik.

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Teguh Firmansyah
Kepala BGN Nanik S Dayang (dua dari kiri), Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari (tiga dari kiri), dan Wakil Kepala BGN Mayjen TNI Trenggono (kanan), saat konferensi pers di Kantor BGN, Kamis (4/6/2026).
Foto: Bayu Adji P/Republika
Kepala BGN Nanik S Dayang (dua dari kiri), Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari (tiga dari kiri), dan Wakil Kepala BGN Mayjen TNI Trenggono (kanan), saat konferensi pers di Kantor BGN, Kamis (4/6/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang akhirnya muncul ke hadapan publik usai perombakan pimpinan di lembaga yang mengurus program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (4/6/2026). Dalam kemunculannya itu, Nanik menegaskan bahwa ia merupakan seorang sarjana biologi.

Nanik mengaku kerap dianggap sebagai lulusan ilmu kehutanan oleh publik. Padahal, ia menyatakan diri sebagai sarjana biologi.

Baca Juga

"Sebelum saya menuju ke angle utamanya, saya kenalkan diri saya. Teman-teman sudah kenal, saya Naniek S Dayang, Sarjana Biologi ya, saya ulang, bukan Sarjana Kehutanan, Sarjana Biologi," kata dia, dalam konferensi pers di Kantor BGN pada Kamis sore. 

Sebelum menjabat sebagai Kepala BGN, Nanik merupakan Wakil Kepala BGN. Ia kemudian diangkat menjadi pemimpin di lembaga itu usai Presiden Prabowo Subianto memberhentikan Dadan Hindayana pada Selasa (2/6/2026).

Dalam momen itu, Nanik juga memperkenalkan dua pimpinan BGN yang baru, yaitu Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono. Dua nama itu akan menemani Nanik sebagai Wakil Kepala BGN.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Berita Lainnya

Rekomendasi