Selasa 02 Jun 2026 15:44 WIB

Gubernur KDM Sekak Abu Janda: Orang Jawa Barat dari Dulu Toleran!

KDM menyebut pelaku intoleransi biasanya masyarakat urban yang berkonflik.

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Teguh Firmansyah
 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan respons terkait pernyataan Abu Janda yang menyebut Jawa Barat sebagai provinsi bar bar karena sikap intolerannya.
Foto: Fauzi Ridwan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan respons terkait pernyataan Abu Janda yang menyebut Jawa Barat sebagai provinsi bar bar karena sikap intolerannya.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan respons terkait pernyataan Abu Janda yang menyebut Jawa Barat sebagai provinsi bar bar karena sikap intolerannya.

Ia menegaskan bahwa provinsi Jawa Barat sangat toleran dan terbuka bahkan masyarakat nyaman hidup dan tinggal di sini.

Baca Juga

"Saya sih selalu melihat ya, segala sesuatu yang berkembang itu kita tanggapi secara dewasa. Bahwa hari ini saya tegaskan, orang Jawa Barat itu sudah sejak lama toleran. Orang Jawa Barat itu dari dulu toleran," ucap dia di Bale Pakuan kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).

Ia melanjutkan apabila terjadi konflik intoleransi disebabkan karena komunikasi yang keliru. Dedi pun menyebut bahwa para pelaku intoleransi bukan warga asli Jawa Barat.

"Kalau ada konflik-konflik intoleransi lebih disebabkan karena satu, miskomunikasi. Yang kedua, biasanya juga para pelaku intolerannya bukan warga Jawa Barat yang asli biasanya," kata dia.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement