Selasa 02 Jun 2026 06:11 WIB

Mathew Baker Dapat Bimbingan dari Kevin Diks di Timnas Indonesia

Mathew Baker mendapatkan mentor dari Kevin Diks saat bergabung dengan timnas senior Indonesia untuk menghadapi Oman dan Mozambik.

Rep: antara/ Red: antara
Pesepak bola Timnas Indonesia Kevin Diks melepaskan tendangan saat melawan Saint Kitts and Nevis pada pertandingan FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (27/3/2026). Indonesia menang dengan skor 4-0.
Foto: Edwin Putranto/Republika
Pesepak bola Timnas Indonesia Kevin Diks melepaskan tendangan saat melawan Saint Kitts and Nevis pada pertandingan FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (27/3/2026). Indonesia menang dengan skor 4-0.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan bahwa Mathew Baker yang baru pertama kali bergabung dengan skuad senior mendapatkan bimbingan dari Kevin Diks. Baker, yang berusia 17 tahun, akan memperkuat timnas Indonesia dalam FIFA Match Day melawan Oman dan Mozambik di Jakarta.

"Kevin Diks menjadi mentornya pekan ini, sehingga dia bisa belajar dari pemain Bundesliga yang memiliki pengalaman internasional," kata Herdman saat ditemui di Stadion Madya Gelora Bung Karno pada Senin. Diks, yang bermain sebagai bek seperti Baker, tampil impresif di Bundesliga bersama Borussia Moenchengladbach dengan mencetak lima gol musim ini.

Herdman menambahkan bahwa pengalaman Diks di Liga Jerman menjadi nilai tambah bagi Baker. "Bagi Mathew, ini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Ketika dia melihat intensitas latihan di sini, dia bisa membawa standar itu ke lingkungan tim muda dan menciptakan standar baru di sana," ujarnya.

Herdman menjelaskan bahwa memasukkan Baker ke dalam skuad adalah bagian dari "acceleration strategy" untuk mempercepat perkembangan talenta muda. Ia mencontohkan perkembangan pesat Jonathan David dan Liam Millar yang mendapatkan debut internasional di usia muda dan kini bermain di klub-klub besar Eropa.

"Saya pernah menyebut Jonathan David dan Liam Millar di Kanada. Mereka adalah pemain muda akademi yang diberi kesempatan di tim nasional, lalu berkembang hingga bermain di klub-klub besar dan momen-momen besar," tambah Herdman.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement