REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS) menilai, penyelenggaraan puncak ibadah Haji 2026, berjalan lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu setelah ia meninjau langsung berbagai fasilitas yang digunakan jamaah Indonesia di Mina, Makkah, Arab Saudi.
Peningkatan terlihat pada layanan akomodasi, kesehatan, konsumsi, serta kemudahan akses bagi jamaah lansia. Saat melakukan peninjauan langsung di kawasan Mina, BHS mendapati, lokasi maktab atau tenda jamaah haji reguler tahun ini relatif lebih dekat dengan area lontar jumrah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Selain itu, tersedia pula layanan mobil golf (golf car) yang membantu jamaah lanjut usia, perempuan, maupun jamaah yang memiliki keterbatasan fisik, bergerak menuju lokasi ibadah. Fasilitas itu semakin memudahkan jamaah dalam melakukan mobilitas.
"Penempatan maktab jamaah reguler yang terjauh pun masih relatif dekat dengan Jamarat. Bahkan tersedia layanan golf car bagi jamaah lansia dan ibu-ibu yang tidak mampu berjalan jauh. Ini menjadi nilai tambah dalam pelayanan haji tahun ini," ujar BHS dalam siaran pers di Jakarta, Senin (1/6/2026).
Dari sisi akomodasi, BHS menyebut, jamaah mendapatkan fasilitas yang nyaman selama berada di Mina. Tenda dilengkapi pendingin ruangan (AC), tempat tidur yang memadai, serta kapasitas yang sesuai dengan jumlah penghuni sehingga memberikan kenyamanan bagi jamaah dalam beristirahat.
Tidak hanya itu, BHS melakukan pengecekan langsung terhadap fasilitas sanitasi yang tersedia. Menurut dia, jumlah toilet dan kamar mandi mencukupi untuk melayani ribuan jamaah yang menempati kawasan tersebut. "Setiap bilik sudah dilengkapi shower dan jumlahnya cukup banyak. Dengan kapasitas yang tersedia, fasilitas tersebut diperkirakan mampu melayani sekitar 4.000 jamaah secara memadai, dari 120 bilik," katanya.