Ahad 31 May 2026 05:57 WIB

Seorang Anak Jatuh ke Kandang Gajah di Ragunan, Pengelola: Ada Indikasi Satwa Dijadikan Bahan Konten

Pengelola telah memasang pagar pembatas dan berbagai imbauan keselamatan.

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Andri Saubani
Sejumlah pengunjung melihat gajah di Taman Margasatwa Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (2/4/2025). Taman Margasatwa Ragunan menjadi salah satu pilihan menikmati momen libur Lebaran 1446 H sebagai tempat wisata edukatif dan murah bagi warga di sekitar Jakarta maupun luar kota. Harga tiket masuk Taman Margasatwa Ragunan 2025 adalah Rp4.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak. Hingga pukul 12.00, Taman Margasatwa Ragunan dikunjungi lebih dari 50.000 pengunjung. Taman Margasatwa Ragunan memiliki peliharaan lebih dari 2.000 satwa dengan lahan seluas 127 hektare.
Foto: Republika/Prayogi
Sejumlah pengunjung melihat gajah di Taman Margasatwa Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (2/4/2025). Taman Margasatwa Ragunan menjadi salah satu pilihan menikmati momen libur Lebaran 1446 H sebagai tempat wisata edukatif dan murah bagi warga di sekitar Jakarta maupun luar kota. Harga tiket masuk Taman Margasatwa Ragunan 2025 adalah Rp4.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak. Hingga pukul 12.00, Taman Margasatwa Ragunan dikunjungi lebih dari 50.000 pengunjung. Taman Margasatwa Ragunan memiliki peliharaan lebih dari 2.000 satwa dengan lahan seluas 127 hektare.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang anak dilaporkan terjatuh di kadang gajah Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan. Peristiwa itu diunggah oleh salah akun @/niltasafiitri2 di media sosial Tiktok dua hari lalu. 

Dalam video itu, seorang anak terekam sudah berada di dalam parit pembatas di area kandang gajah. Di dekatnya, terdapat seekor gajah di dekatnya. Sementara anak tersebut berupaya mencari bantuan dan naik kembali ke atas. Tak lama, anak itu akhirnya ditarik keluar dari parit tersebut oleh seorang laki-laki. 

Baca Juga

Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi di Ragunan. Hal itu didasari dari area kandang gajah yang terekam dalam video tersebut. Meski demikian, ia belum bisa memastikan waktu terjadinya peristiwa tersebut. 

"Waktu dan kronologi pasti kejadian tersebut belum dapat diketahui secara pasti, karena tidak terdapat laporan yang diterima oleh petugas saat peristiwa berlangsung," kata dia saat dikonfirmasi Republika, Sabtu (30/5/2026).

Berdasarkan informasi yang tersedia, Bambang menilai, peristiwa itu terjadi karena kurangnya pengawasan dari orang tua atau pendamping terhadap anak. Alhasil, anak itu bisa masuk ke area kandang gajah. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

Berita Lainnya

Rekomendasi