Sabtu 30 May 2026 15:15 WIB

Respons Kekerasan Seksual di Ponpes, Ahmad Luthfi: Dari Dulu Ada Saja Hal Semacam Ini

Perlu ada penyadaran masyarakat soal kekerasan seksual di lingkungan ponpes.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Teguh Firmansyah
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menghadiri peringatan Hari Lahir ke-76 Fatayat NU di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Sabtu (30/5/2026).
Foto: Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menghadiri peringatan Hari Lahir ke-76 Fatayat NU di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Sabtu (30/5/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi mengomentari sejumlah kasus dugaan kekerasan seksual di lingkungan pondok pesantren (ponpes) yang terjadi di wilayahnya dalam beberapa waktu terakhir. Mantan Kapolda Jateng tersebut menilai, diperlukan evaluasi agar kasus serupa tidak terulang kembali.

"Dari dulu di pesantren ada saja hal yang semacam ini," ujar Luthfi ketika ditanya soal terjadinya kasus kekerasan seksual di lingkungan ponpes di Jateng seusai menghadiri peringatan Hari Lahir ke-76 Fatayat NU di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Sabtu (30/5/2026).

Baca Juga

Kendati demikian, dia menambahkan, kasus semacam itu tidak serta merta dapat dilimpahkan kepada ponpes terkait. Menurutnya diperlukan evaluasi bersama agar kasus kekerasan seksual di lingkungan ponpes tidak terulang.

"Ini perlu, sehingga nanti dari kementerian juga kita perlu sampaikan, kemudian dari aparat penegak hukum juga kita selesaikan, tokoh masyarakat kita sampaikan, sehingga tidak ternoda kembali kejadian yang terulang dan terulang lagi," ucap Luthfi.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Berita Lainnya

Rekomendasi