REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ballon d'Or 2026 dipastikan akan digelar di London pada 26 Oktober 2026. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, malam penghargaan sepak bola paling bergengsi itu berlangsung di luar Paris.
Penyelenggaraan di London sekaligus menandai perayaan edisi ke-70 Ballon d'Or sejak pertama kali diperkenalkan oleh France Football pada 1956.
UEFA menyebut pemilihan London memiliki nilai historis kuat karena menjadi bentuk penghormatan kepada Stanley Matthews, pemain Inggris pertama yang meraih Ballon d'Or pada 1956.
“Dengan menggelar edisi ke-70 di ibu kota Inggris dan Britania Raya, Ballon d'Or melanjutkan ekspansinya dan semakin memperkuat statusnya sebagai merek bergengsi global,” demikian pernyataan UEFA, Kamis (28/5/2026).
Selama puluhan tahun, seremoni Ballon d'Or identik dengan Paris sebagai lokasi penyelenggaraan. Namun, UEFA menilai momentum 70 tahun penghargaan tersebut menjadi waktu yang tepat untuk membawa acara keluar dari Prancis.
Meski tanggal pelaksanaan sudah diumumkan, lokasi spesifik acara di London hingga kini belum diungkapkan oleh panitia penyelenggara.
Pada edisi sebelumnya, penghargaan Ballon d'Or kategori putra dimenangkan Ousmane Dembele setelah tampil impresif bersama Paris Saint-Germain.
Sementara penghargaan pemain terbaik putri diraih bintang FC Barcelona Femeni, Aitana Bonmatí, yang kembali mempertahankan dominasinya di sepak bola putri dunia.




