REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia dan Prancis memiliki pandangan yang sama terkait stabilitas Timur Tengah, dengan mendukung solusi dua negara sebagai kunci untuk kemerdekaan Palestina dan perdamaian regional. Hal ini disampaikan usai pembicaraan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee pada Kamis.
Prabowo menekankan bahwa stabilitas di Timur Tengah sangat penting karena dampaknya terhadap pasokan energi global. "Perdamaian di Timur Tengah adalah kepentingan bersama kita. Prancis telah menjadi salah satu pelopor dalam mendorong dukungan untuk solusi dua negara dan kemerdekaan Palestina," ujar Prabowo.
Menurut Prabowo, Indonesia berpendapat bahwa tidak akan ada perdamaian di Timur Tengah tanpa solusi dua negara dan keadilan bagi rakyat Palestina. Ia juga menyatakan bahwa Indonesia dan Prancis dapat memainkan peran konstruktif di tengah ketidakpastian global dan ketegangan geopolitik yang meningkat.
Prabowo mengulangi komitmen Indonesia untuk mendukung inisiatif dan upaya diplomatik yang bertujuan untuk menjaga perdamaian global. Dia menambahkan bahwa konflik dan perang semakin tidak menawarkan manfaat di dunia yang semakin terhubung melalui kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
"Kami senang bahwa saat ini kita memiliki kemitraan strategis yang komprehensif dan mengharapkan kerjasama yang lebih konkret, seimbang, dan berdampak di masa depan," kata Prabowo.
Pertemuan bilateral tersebut juga membahas kerjasama di bidang pertahanan, energi bersih, pendidikan, penelitian, dan kemajuan menuju Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA).
Konten ini diolah dengan bantuan AI.